Pedoman untuk Peninjau

Manhajuna: Jurnal Hukum Islam dan Fiqih Kontemporer

Pedoman ini disusun untuk membantu mitra bestari (reviewer) dalam melakukan penilaian naskah secara objektif, sistematis, dan konstruktif sesuai dengan standar akademik dan etika publikasi ilmiah. Penilaian dilakukan berdasarkan prinsip double-blind peer review.

1. Presentasi dan Koherensi Argumen

  • Apakah artikel disusun dengan argumentasi yang kohesif dan logis?

  • Apakah alur pemikiran antarbagian tersambung dengan baik?

  • Apakah ide dan gagasan utama disajikan secara jelas, runtut, dan mudah diikuti?

2. Aspek Penulisan (Writing Quality)

  • Apakah judul mencerminkan isi manuskrip secara akurat?

  • Apakah gaya penulisan ringkas, jelas, dan akademik?

  • Apakah struktur kalimat dan paragraf mudah dipahami serta tidak bertele-tele?

3. Panjang dan Proporsi Naskah

  • Bagian mana dari artikel yang perlu:

    • diperluas,

    • dipersingkat,

    • diringkas,

    • digabungkan, atau

    • dihilangkan?

  • Apakah proporsi antarbagian (pendahuluan, metode, hasil, pembahasan, kesimpulan) sudah seimbang?

4. Judul Artikel

  • Apakah judul ditulis secara ringkas dan informatif?

  • Apakah judul menghindari istilah yang ambigu atau implisit?

  • Apakah judul, jika memungkinkan, mencerminkan hasil utama atau kesimpulan penelitian?

  • Apakah judul bebas dari singkatan yang tidak lazim?

5. Abstrak

  • Apakah abstrak memuat unsur berikut secara utuh:

    1. Tujuan penelitian;

    2. Metode penelitian;

    3. Hasil atau temuan utama;

    4. Kesimpulan atau implikasi?

  • Apakah abstrak konsisten dengan isi naskah secara keseluruhan?

6. Pendahuluan

Apakah bagian pendahuluan secara jelas memuat:

  • Latar belakang dan urgensi penelitian;

  • Kajian penelitian terdahulu yang relevan dan mutakhir;

  • Analisis research gap serta pernyataan kebaruan (novelty);

  • Hipotesis atau rumusan masalah (jika ada);

  • Pendekatan yang digunakan untuk menyelesaikan masalah;

  • Tujuan penelitian yang dirumuskan secara eksplisit?

7. Metode Penelitian

  • Apakah metode ditulis secara jelas dan operasional, sehingga dapat direplikasi oleh peneliti lain?

  • Apakah penulis tidak hanya mendefinisikan istilah, tetapi juga menjelaskan cara penelitian dilakukan?

  • Apakah metode menjelaskan secara memadai:

    • lokasi atau konteks penelitian,

    • partisipan atau objek penelitian,

    • instrumen penelitian,

    • teknik pengumpulan data,

    • teknik analisis data?

8. Hasil dan Pembahasan

  • Apakah data yang disajikan merupakan data olahan, bukan data mentah?

  • Apakah tabel, gambar, atau grafik disertai keterangan yang jelas dan mudah dipahami?

  • Apakah hasil penelitian relevan dengan tujuan atau pertanyaan penelitian?

  • Apakah penulis:

    • mengaitkan hasil dengan penelitian terdahulu,

    • menjelaskan persamaan atau perbedaan temuan,

    • memberikan interpretasi ilmiah yang logis?

  • Apakah implikasi temuan dijelaskan secara konseptual, sosial, atau normatif?

  • Apakah keterbatasan penelitian atau kelemahan metode dijelaskan secara jujur?

  • Apakah penulis mengemukakan peluang atau arah penelitian lanjutan?

9. Kesimpulan

  • Apakah kesimpulan:

    • menjawab tujuan atau pertanyaan penelitian,

    • disusun dalam bentuk paragraf (bukan poin-poin),

    • memuat implikasi atau rekomendasi (jika relevan)?

  • Apakah kesimpulan tidak sekadar mengulang hasil, tetapi memberikan penegasan makna temuan?

10. Referensi

  • Apakah penulis menggunakan aplikasi manajemen referensi (Mendeley, Zotero, EndNote, atau sejenisnya)?

  • Apakah referensi yang digunakan:

    • diterbitkan dalam 10 tahun terakhir,

    • didominasi oleh sumber primer?

  • Apakah minimal 80% referensi berasal dari artikel jurnal ilmiah?

  • Apakah gaya sitasi telah sesuai dengan APA Style Edisi ke-7?