Transformasi Paradigma Kurikulum Nasional di Indonesia (1947-2022) : Perspektif Moderasi Beragama dan SDGs
DOI:
https://doi.org/10.54213/tanzhimuna.v6i1.882Keywords:
Kurikulum Nasional; Transformasi Kurikulum; Moderasi Beragama; Sustainable Development Goals (SDGs).Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi paradigma kurikulum kurikulum pendidikan Nasional di Indonesia periode 1947-2022 dalam perspektif moderasi beragama dan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) serta pendekatan analisis-kritis. Sumber data diperoleh dari dokumen kurikulum nasional, regulasi pendidikan, dokumen UNESCO dan SDGs, serta berbagai literatur ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kurikulum pendidikan nasional mengalami transformasi dari paradigma administratif menuju paradigma humanistik, partisipatif, dan berbasis kompetensi. Nilai moderasi beragama semakin terintegrasi melalui penguatan pendidikan karakter, toleransi, dan profil pelajar Pancasila, terutama pada Kurikulum 2013 dan Kurikulum Merdeka. Selain itu, kurikulum pendidikan Nasional juga semakin relevan dengan SDG 4 melalui penguatan pendidikan inklusif, literasi global, pembelajaran sepanjang hayat, dan pengembangan kompetensi abad ke-21. Artikel ini menawarkan pembacaan historis-kritis terhadap transformasi kurikulum nasional Indonesia dengan menunjukkan bagaimana perubahan kurikulum dari 1947 hingga 2022 mengarah kepada transformasi paradigma yang berkelanjutan dari pembentukan identitas nasional menuju pendidikan berkelanjutan berbasis moderasi beragama dan kewargaan global.
Downloads
References
Advocates for International Development (A4ID). (2022). SDG 4: Quality Education – A Legal Guide [Report / Legal Guide]. Advocates for International Development (A4ID). www.a4id.org
Allo, M. D. G. (2020). Curriculum Fidelity in the Secondary Education in Indonesia. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(06).
Alsubaie, M. A. (2016). Curriculum Development: Teacher Involvement in Curriculum Development. Journal of Education and Practice, 7(9).
Azalia, A., Lerian, D. P., Taufik, E., Izzah, S. N., Nugraha, S., & Arya, G. Z. (2023). Systematic literature review: Curriculum development principle. Curricula: Journal of Curriculum Development, 2(1), 141–154. https://doi.org/10.17509/curricula.v2i1.53637
Bruckmayr, P. (2024). Facing Mecca from Java: Two Treatises on the Establishment of the qibla, and Their Scholarly and Social Context. Islamic Law and Society.
Creswell, John W. (2013). Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five Approaches (3rd ed.). Sage Publications.
Fadila, F. (2024). Implementasi Kurikulum Merdeka pada Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(4), 4357–4366.
Fahri Hidayat. (2026). Sejarah Dunia Islam Modern: Nasionalisme dan Transisi ke Negara-Bangsa. Saizu Publisher.
Fuadi, M. H. (2025). Islamic Algorithms: How Digital Platform Algorithms Shape Islamic Communication Strategies and Religious Authorities. Proceedings of of International Conference on Religion, Social and Humanities, 4. https://doi.org/https://doi.org/10.31958/proceedingsoficresh.v4i.132
Fuadi, M., Zulfikar, T., & Shadiqin, S. I. (2023). Analysis of the Implementation of the Independent Curriculum in Elementary Schools in Indonesia. Sustainable Jurnal Kajian Mutu Pendidikan, 6(2), 617–623. https://doi.org/10.32923/kjmp.v6i2.4071
Galuh Mahardika, Moch. D., & Nur Ramadhan, F. (2021). Pembelajaran IPS sebagai penguat nasionalisme dalam menghadapi tantangan di era globalisasi. Jurnal Teori dan Praksis Pembelajaran IPS, 6(2), 78–91. https://doi.org/10.17977/um022v6i22021p78
Hastutie, G. (2024). Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Rahmatan Lil’Alamin. 4.
Hidayah, R., Wangid, M. N., & Wuryandani, W. (2022). Elementary school teacher perception of curriculum changes in Indonesia. Pegem Journal of Education and Instruction, 12(2). https://doi.org/10.47750/pegegog.12.02.07
Hidayat, F. (2026). Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) Dalam Pendidikan Dasar: Analisis Filosofis Terhadap Transformasi Pembelajaran Di Era Artificial Intelligence. Walada: Journal of Primary Education, 5(1). https://doi.org/https://doi.org/10.61798/wjpe.v5i1.470
Hidayat, F., & Febriana, M. (2025). Integrasi Nilai Religius-Nasionalis KH Saifuddin Zuhri dalam Pembelajaran IPAS Kelas VI SD/MI. Jurnal Dawuh Guru, 5(1), 243–258. https://doi.org/https://doi.org/10.35878/guru.v5i1.1817
Hidayat, M. T., Suryadi, S., Latifannisa, N., Sari, S. N., & Rino, R. (2025). Evolution of The Education Curriculum in Indonesia. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 6(2), 381–395. https://doi.org/10.46843/jiecr.v6i2.1312
Ichwan, Moh. N., Mustaqim Pabbajah, & Faizal Amin. (2024). Digitization of Religious Tafsir: The Fading of Indonesian Ulama Authority in Post Truth Era. Jurnal Studi Ilmu-Ilmu Al-Qur’an Dan Hadis, 25(2), 320–345. https://doi.org/10.14421/qh.v25i2.5545
Melisa, R., Ashadi, A., Triastuti, A., Hidayati, S., Salido, A., Ero, P. E. L., Marlini, C., Zefrin, Z., & Al Fuad, Z. (2025). Critical Thinking in the Age of AI: A Systematic Review of AI’s Effects on Higher Education. Educational Process International Journal, 14(1). https://doi.org/10.22521/edupij.2025.14.31
Nursyaidah, N., Putri, Y. E., & Lubis, A. A. (2023). Implementation of Independent Curriculum in Learning Indonesian in Elementary School. Syekh Nurjati International Conference on Elementary Education, 1(0), 153. https://doi.org/10.24235/sicee.v1i0.14566
Pujiono, E., Rohbiyatun, H., Sulistiyahati, A., Tristiandari, H., Nurhayati, R., Agustin, T. F. S., Listyowati, L., & Egar, N. (2025). Perbandingan Kurikulum 1947, 1964, 1968 dan Kurikulum Merdeka dalam Konteks Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jurnal Manajemen Pendidikan (JMP), 14(2), 188–195. https://doi.org/10.26877/jmp.v14i2.23166
Purwanta, H., Musadad, A. A., & Purwanto, D. (2025). Dealing with Radical Islamic Movements and Their Militias: The Policies of Peaceful Cultural Coexistence in Surakarta During 2014–2024. Qudus International Journal of Islamic Studies (QIJIS), 13(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.21043/qijis.v13i2.31544
Rajurkar, S., Chavan, K. D., Kachewar, S. G., & Giri, P. A. (2018). A review of significant aspects contributing to curriculum development. International Journal of Research in Medical Sciences, 7(1), 317. https://doi.org/10.18203/2320-6012.ijrms20185185
Taufik, E. T., Kurniawan, S., Suprianto, B., Fitriyani, F. N., & Miftah, M. (2024). One Bloodline, Multiple Religiosities: Malay-speaking Hadramis on Being ‘Moderate-most’ Muslims in Contemporary Indonesia. 8(2).
UNESCO. (2005). Contributing to a More Sustainable Future: Quality Education, Life Skills and Education for Sustainable Development [Report / Policy Paper]. UNESCO. http://www.unesco.org/education
Wibowo, S. E., Saptono, B., Hastomo, A., Herwin, & Ardiansyah, A. R. (2023). The Challenges of Implementing the Independent Curriculum in Indonesian Language Learning in Elementary School High Classes. Jurnal Ilmiah Sekolah Dasar, 7(3), 536–545. https://doi.org/10.23887/jisd.v7i3.59167







