Pedoman Penulis

1. Cakupan dan Fokus Jurnal

TANZHIMUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam menerima artikel ilmiah berupa hasil penelitian empiris, kajian konseptual, studi kepustakaan, maupun analisis kebijakan yang berkaitan dengan bidang manajemen pendidikan Islam. Jurnal ini memuat kajian yang berorientasi pada pengembangan keilmuan, praktik kelembagaan, tata kelola, kepemimpinan, dan inovasi pendidikan Islam.

Cakupan artikel meliputi, tetapi tidak terbatas pada:

  1. Manajemen pendidikan Islam pada madrasah, pesantren, sekolah Islam, dan perguruan tinggi keagamaan Islam.
  2. Kepemimpinan pendidikan Islam.
  3. Perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan, dan evaluasi pendidikan Islam.
  4. Manajemen kurikulum pendidikan Islam.
  5. Manajemen sumber daya manusia pendidik dan tenaga kependidikan.
  6. Manajemen mutu dan penjaminan mutu lembaga pendidikan Islam.
  7. Manajemen peserta didik dan layanan pendidikan.
  8. Manajemen sarana dan prasarana pendidikan Islam.
  9. Manajemen pembiayaan pendidikan Islam.
  10. Supervisi pendidikan Islam.
  11. Kebijakan pendidikan Islam.
  12. Transformasi digital dan sistem informasi manajemen pendidikan Islam.
  13. Budaya organisasi, karakter religius, dan nilai-nilai Islam dalam tata kelola pendidikan.
  14. Psikologi pendidikan Islam.
  15. Media, metode, desain pembelajaran, serta pengembangan kurikulum pendidikan Islam.

Artikel yang dikirimkan harus orisinal, belum pernah diterbitkan, tidak sedang diproses di jurnal lain, dan memiliki kontribusi ilmiah yang jelas terhadap pengembangan kajian manajemen pendidikan Islam. Ketentuan orisinalitas ini sejalan dengan daftar periksa pengajuan TANZHIMUNA yang mewajibkan naskah belum pernah diterbitkan dan tidak sedang dipertimbangkan oleh jurnal lain.


2. Persyaratan Manuskrip Umum

  1. Panjang manuskrip: 5.000–10.000 kata, termasuk tabel, gambar, catatan, dan referensi.
  2. Ukuran kertas: A4.
  3. Margin: 3 cm pada sisi atas, bawah, kiri, dan kanan.
  4. Font utama: Book Antiqua.
  5. Ukuran font isi naskah: 11 pt.
  6. Spasi: tunggal.
  7. Format naskah: satu kolom.
  8. Bahasa artikel: Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris, dengan abstrak dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
  9. File naskah dikirim dalam format Microsoft Word (.doc/.docx).
  10. Seluruh tabel, gambar, bagan, dan ilustrasi harus diletakkan langsung pada bagian teks yang relevan, bukan dikumpulkan di bagian akhir naskah.
  11. Naskah harus mengikuti kaidah penulisan ilmiah, menggunakan bahasa baku, sistematis, objektif, dan bebas dari plagiarisme.
  12. Penulis dianjurkan menggunakan perangkat pengelola referensi seperti Mendeley, Zotero, atau EndNote.

3. Struktur Manuskrip

A. Judul dan Identitas Penulis

  1. Judul artikel maksimal 15 kata.
  2. Judul ditulis dengan font Book Antiqua 15 pt, cetak tebal, dan rata tengah.
  3. Judul harus mencerminkan objek formal, objek material, pendekatan, dan konteks penelitian.
  4. Judul harus spesifik, informatif, dan tidak menggunakan singkatan yang tidak umum.
  5. Nama penulis ditulis tanpa gelar akademik.
  6. Afiliasi institusional penulis dicantumkan secara lengkap.
  7. Alamat email seluruh penulis wajib dicantumkan.
  8. Penulis korespondensi diberi tanda bintang (*).
  9. Jika artikel ditulis oleh lebih dari satu penulis, urutan nama penulis harus mencerminkan kontribusi akademik masing-masing.

Contoh format:

Judul Artikel Ditulis Secara Ringkas, Spesifik, dan Mencerminkan Fokus Kajian

Nama Penulis Pertama¹*, Nama Penulis Kedua²
¹Nama Program Studi, Nama Institusi, Negara
²Nama Program Studi, Nama Institusi, Negara
*Email korespondensi: penulis@email.com


B. Abstrak dan Kata Kunci

Abstrak ditulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Abstrak harus berbentuk satu paragraf utuh dengan jumlah 150–200 kata.

Ketentuan teknis abstrak:

  1. Font: Book Antiqua 9 pt.
  2. Spasi: tunggal.
  3. Rata kiri-kanan.
  4. Tidak menggunakan kutipan langsung.
  5. Tidak memuat tabel, gambar, bagan, atau rumus.
  6. Tidak menggunakan singkatan yang belum dijelaskan.

Isi abstrak harus mencakup:

  1. Urgensi atau latar belakang singkat penelitian.
  2. Kesenjangan penelitian.
  3. Tujuan penelitian.
  4. Jenis dan pendekatan penelitian.
  5. Teknik pengumpulan data.
  6. Teknik analisis data.
  7. Temuan utama.
  8. Kebaruan atau kontribusi penelitian.
  9. Implikasi atau rekomendasi singkat.

Kata kunci terdiri atas 3–5 kata atau frasa kunci, dipisahkan dengan tanda titik koma (;), dan disusun dari konsep yang paling umum ke konsep yang paling khusus.

Contoh:

Kata kunci: manajemen pendidikan Islam; kepemimpinan madrasah; mutu pendidikan; budaya organisasi


C. Pendahuluan

Bagian pendahuluan ditulis dengan font Book Antiqua 11 pt, spasi tunggal, dan disusun secara naratif. Pendahuluan tidak perlu menggunakan subjudul tambahan.

Pendahuluan sebaiknya mengikuti pola CARS Model sebagai berikut:

  1. Membangun Wilayah Penelitian
    Penulis menjelaskan konteks umum, urgensi, dan relevansi topik dalam bidang manajemen pendidikan Islam.
  2. Membangun Ceruk Penelitian
    Penulis menguraikan penelitian terdahulu yang relevan, kecenderungan kajian sebelumnya, dan isu-isu yang masih berkembang.
  3. Mengkaji Kesenjangan Penelitian
    Penulis menunjukkan kekurangan, keterbatasan, inkonsistensi, atau ruang kosong dari penelitian sebelumnya.
  4. Mengisi Ceruk Penelitian
    Penulis menyatakan tujuan penelitian, pertanyaan penelitian, hipotesis jika ada, serta kontribusi yang ditawarkan.

Pendahuluan harus menunjukkan hubungan logis antara fenomena, teori, penelitian terdahulu, kesenjangan, dan tujuan penelitian.


D. Metode Penelitian

Bagian metode ditulis secara naratif, sistematis, dan cukup rinci agar penelitian dapat dipahami serta direplikasi oleh peneliti lain.

Bagian metode sekurang-kurangnya memuat:

  1. Jenis dan pendekatan penelitian.
  2. Lokasi dan konteks penelitian.
  3. Subjek, informan, populasi, atau sampel penelitian.
  4. Teknik penentuan informan atau teknik sampling.
  5. Sumber data primer dan sekunder.
  6. Teknik pengumpulan data, seperti observasi, wawancara, dokumentasi, angket, atau studi pustaka.
  7. Instrumen penelitian.
  8. Teknik validasi data, misalnya triangulasi, member check, uji validitas, dan uji reliabilitas.
  9. Teknik analisis data.
  10. Pertimbangan etis penelitian, jika relevan.

Untuk penelitian kualitatif, penulis perlu menjelaskan tahapan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan, serta validasi temuan.

Untuk penelitian kuantitatif, penulis perlu menjelaskan variabel penelitian, instrumen, skala pengukuran, uji validitas, uji reliabilitas, serta teknik analisis statistik yang digunakan.

Untuk kajian pustaka atau studi konseptual, penulis perlu menjelaskan sumber literatur, kriteria pemilihan literatur, teknik telaah, dan cara sintesis argumentasi.

Penulis disarankan menampilkan bagan alur penelitian agar prosedur penelitian lebih mudah dipahami.


E. Hasil dan Diskusi

Bagian hasil dan diskusi dapat ditulis dalam satu bagian terpadu atau dipisahkan menjadi subbagian “Hasil” dan “Diskusi”, sesuai karakter artikel.

1. Hasil

Bagian hasil berisi penyajian temuan penelitian secara faktual, sistematis, dan analitis. Temuan tidak hanya dideskripsikan, tetapi juga disusun berdasarkan fokus penelitian atau rumusan masalah.

Bagian hasil dapat memuat:

  1. Deskripsi konteks atau fenomena penelitian.
  2. Data utama yang diperoleh dari lapangan atau sumber pustaka.
  3. Kategori temuan atau tema-tema utama.
  4. Faktor-faktor yang memengaruhi fenomena.
  5. Pola hubungan antarvariabel atau antarkategori.
  6. Data tabel, grafik, kutipan wawancara, atau dokumen pendukung.
  7. Implikasi awal dari temuan penelitian.

Temuan harus disajikan secara jelas tanpa pengulangan data yang tidak perlu.

2. Diskusi

Bagian diskusi harus bersifat argumentatif, bukan sekadar mengulang hasil. Penulis perlu menafsirkan temuan dengan menggunakan teori, konsep, hasil penelitian terdahulu, dan konteks manajemen pendidikan Islam.

Bagian diskusi harus mencakup:

  1. Ringkasan temuan utama.
  2. Interpretasi akademik terhadap temuan.
  3. Keterkaitan temuan dengan teori manajemen pendidikan Islam.
  4. Perbandingan dengan penelitian sebelumnya.
  5. Penjelasan mengenai persamaan atau perbedaan temuan dengan studi terdahulu.
  6. Kebaruan atau kontribusi penelitian.
  7. Implikasi teoretis, praktis, metodologis, atau kebijakan.
  8. Rekomendasi konseptual atau praktis berdasarkan hasil penelitian.

Diskusi yang baik harus menunjukkan posisi artikel dalam peta kajian ilmiah yang lebih luas.


F. Kesimpulan

Kesimpulan ditulis secara ringkas, padat, dan tidak mengulang seluruh pembahasan. Kesimpulan tidak menggunakan sitasi baru, tabel, gambar, atau data mentah.

Kesimpulan disarankan terdiri atas tiga paragraf:

  1. Paragraf pertama menjawab tujuan penelitian atau rumusan masalah secara langsung.
  2. Paragraf kedua menjelaskan kontribusi teoretis, konseptual, metodologis, praktis, atau kebijakan.
  3. Paragraf ketiga menjelaskan keterbatasan penelitian dan rekomendasi untuk penelitian selanjutnya.

Kesimpulan harus menunjukkan nilai tambah artikel bagi pengembangan manajemen pendidikan Islam.


4. Visualisasi Data

Penulis disarankan menggunakan visualisasi data untuk memperkuat argumentasi ilmiah. Bentuk visualisasi yang dapat digunakan meliputi:

  1. Tabel.
  2. Gambar.
  3. Grafik.
  4. Bagan alur.
  5. Infografis.
  6. Diagram model konseptual.
  7. Kutipan langsung hasil wawancara.
  8. Matriks temuan penelitian.

Setiap tabel, gambar, dan bagan harus:

  1. Diberi nomor urut.
  2. Diberi judul yang jelas.
  3. Mencantumkan sumber data.
  4. Dirujuk dalam teks utama.
  5. Diletakkan dekat dengan paragraf yang membahasnya.
  6. Tidak menampilkan data yang sama secara berulang.

Contoh format tabel:

Tabel 1. Strategi Kepala Madrasah dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan
Sumber: Data penelitian, 2026.

Contoh format gambar:

Gambar 1. Alur Manajemen Program Pendidikan Karakter Islami
Sumber: Diolah oleh penulis, 2026.


5. Pernyataan Tambahan

Setiap artikel disarankan atau diwajibkan mencantumkan beberapa pernyataan tambahan pada bagian akhir naskah sebelum daftar pustaka.

A. Pernyataan Kontribusi Penulis

Pernyataan ini bersifat opsional, tetapi dianjurkan untuk artikel dengan lebih dari satu penulis.

Contoh:

Penulis pertama berkontribusi dalam penyusunan konsep, pengumpulan data, dan analisis data. Penulis kedua berkontribusi dalam validasi data, penyusunan pembahasan, dan penyuntingan akhir naskah.

B. Pernyataan Konflik Kepentingan

Pernyataan ini wajib dicantumkan.

Contoh:

Penulis menyatakan bahwa tidak terdapat konflik kepentingan dalam penulisan dan publikasi artikel ini.

C. Pernyataan Pendanaan

Pernyataan ini dicantumkan jika penelitian memperoleh dukungan dana.

Contoh:

Penelitian ini didukung oleh [nama lembaga pemberi dana] melalui skema [nama skema pendanaan] tahun [tahun].

Jika tidak ada pendanaan:

Penelitian ini tidak menerima pendanaan khusus dari lembaga publik, komersial, atau non-profit.

D. Ucapan Terima Kasih

Ucapan terima kasih bersifat opsional dan dapat diberikan kepada pihak yang membantu penelitian, tetapi tidak memenuhi kriteria sebagai penulis.


6. Referensi

  1. Artikel wajib menggunakan referensi yang relevan, mutakhir, dan kredibel.
  2. Jumlah referensi minimal 30–40 sumber.
  3. Sekurang-kurangnya 80% referensi berasal dari sumber primer, seperti artikel jurnal ilmiah, buku akademik, prosiding ilmiah bereputasi, laporan penelitian, atau dokumen kebijakan resmi.
  4. Sebagian besar referensi disarankan berasal dari publikasi 10 tahun terakhir.
  5. Referensi klasik dapat digunakan jika memiliki relevansi teoretis yang kuat.
  6. Gaya sitasi menggunakan APA Style Edisi ke-7.
  7. Penulis wajib memastikan seluruh sumber yang dikutip dalam teks tercantum dalam daftar pustaka, dan seluruh sumber dalam daftar pustaka benar-benar dikutip dalam artikel.
  8. Penulis dianjurkan menggunakan Mendeley, Zotero, atau EndNote untuk menjaga konsistensi sitasi.

Contoh sitasi dalam teks:

  • Satu penulis: (Mulyasa, 2021)
  • Dua penulis: (Fauzi & Rohman, 2022)
  • Tiga penulis atau lebih: (Hidayat et al., 2023)
  • Kutipan naratif: Menurut Sallis (2020), mutu pendidikan harus dikelola melalui proses perbaikan berkelanjutan.

Contoh daftar pustaka APA 7:

Hidayat, R., & Machali, I. (2022). Pengelolaan pendidikan: Konsep, prinsip, dan aplikasi dalam mengelola sekolah dan madrasah. Kencana.

Sallis, E. (2020). Total quality management in education (4th ed.). Routledge.


7. Proses Peninjauan

Setiap naskah yang masuk ke TANZHIMUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam akan melalui proses penyaringan awal oleh editor untuk memastikan kesesuaian dengan fokus jurnal, kelengkapan format, orisinalitas, dan kepatuhan terhadap pedoman penulis.

Secara resmi, TANZHIMUNA menerapkan proses double-blind peer review dengan melibatkan sedikitnya dua peninjau ahli. Naskah yang memerlukan perbaikan akan dikembalikan kepada penulis untuk direvisi, dan keputusan akhir ditetapkan oleh editor berdasarkan hasil penilaian reviewer.

Tahapan proses peninjauan meliputi:

  1. Pemeriksaan awal oleh editor
    Editor memeriksa kesesuaian topik, kelengkapan naskah, format penulisan, dan kelayakan awal artikel.
  2. Pemeriksaan plagiarisme
    Artikel diperiksa untuk memastikan tidak mengandung plagiarisme atau duplikasi publikasi.
  3. Penugasan reviewer
    Artikel yang lolos seleksi awal dikirimkan kepada reviewer sesuai bidang keahlian.
  4. Peninjauan sejawat buta ganda
    Identitas penulis dan reviewer tidak saling diketahui selama proses penilaian.
  5. Keputusan awal
    Keputusan dapat berupa diterima, diterima dengan revisi minor, revisi mayor, atau ditolak.
  6. Revisi oleh penulis
    Penulis wajib memperbaiki naskah sesuai komentar editor dan reviewer.
  7. Keputusan akhir editor
    Editor menentukan kelayakan naskah untuk diterbitkan.
  8. Produksi dan publikasi
    Naskah yang diterima akan masuk tahap penyuntingan akhir, tata letak, dan publikasi.

8. Ketentuan Etika Publikasi

Penulis wajib mematuhi prinsip etika publikasi ilmiah. Setiap naskah harus bebas dari plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, duplikasi publikasi, dan manipulasi sitasi.

Penulis bertanggung jawab untuk memastikan bahwa:

  1. Artikel merupakan karya asli penulis.
  2. Seluruh data disajikan secara jujur dan dapat dipertanggungjawabkan.
  3. Semua pihak yang berkontribusi secara signifikan dicantumkan sebagai penulis.
  4. Tidak ada pihak yang dicantumkan sebagai penulis tanpa kontribusi akademik.
  5. Sumber kutipan dicantumkan secara benar.
  6. Artikel tidak dikirimkan ke jurnal lain selama masih dalam proses peninjauan di TANZHIMUNA.
  7. Jika terdapat kesalahan substansial setelah artikel diterbitkan, penulis wajib memberi tahu editor.

9. Pengiriman Naskah

Penulis wajib melakukan registrasi sebelum mengirimkan artikel melalui sistem jurnal. Halaman pengajuan TANZHIMUNA menyebutkan bahwa penulis perlu masuk atau mendaftar terlebih dahulu untuk melakukan pengajuan naskah.

Sebelum mengirimkan artikel, penulis harus memastikan:

  1. Naskah telah sesuai dengan fokus dan cakupan jurnal.
  2. Naskah telah mengikuti template penulisan.
  3. File dikirim dalam format Microsoft Word.
  4. Artikel belum pernah diterbitkan dan tidak sedang diproses di jurnal lain.
  5. Seluruh referensi telah ditulis sesuai APA 7.
  6. Tabel, gambar, dan bagan telah diberi judul serta sumber.
  7. Pernyataan konflik kepentingan telah dicantumkan.
  8. Artikel telah diperiksa dari sisi bahasa, struktur, dan plagiarisme.

Kesimpulan

Pedoman ini disusun untuk membantu penulis menyiapkan artikel ilmiah yang sesuai dengan karakter TANZHIMUNA: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam. Substansi utama artikel harus menunjukkan kontribusi terhadap pengembangan kajian manajemen pendidikan Islam, baik pada level teoritis, konseptual, metodologis, praktis, maupun kebijakan.

Artikel yang baik tidak hanya memenuhi format teknis, tetapi juga memiliki argumentasi akademik yang kuat, kesenjangan penelitian yang jelas, metode yang dapat dipertanggungjawabkan, pembahasan yang kritis, serta referensi yang relevan dan mutakhir.