Fun English Through Play: Petualangan Ceria Bermain Dan Bernyanyi Untuk Menumbuhkan Minat Sejak Dini
DOI:
https://doi.org/10.54213/tamtin.v1i2.1014Keywords:
play-based learning, early childhood English, singing, Fun English Through Play.Abstract
Early childhood education is a fundamental stage in building children's academic readiness and communication skills, including competence in English as an international language. However, English instruction in many early childhood education institutions is still delivered conventionally and lacks appeal, causing children to quickly lose interest, participate less actively, and show limited enthusiasm toward learning. TK Aisyiyah 11 Palembang, as the partner institution in this community service program, faces similar challenges, namely low learning interest, limited mastery of basic vocabulary, and minimal active involvement of children during the learning process. This community service activity aims to nurture early interest in learning English through the program Fun English Through Play: A Joyful Adventure of Playing and Singing to Nurture Interest from an Early Age. The activity was carried out over three months using an educative-participatory approach that positions children as the main subject of learning, including singing activities, educational games, movement-based learning, and simple English interaction. Data were collected through direct observation, activity documentation, and monitoring of children's interest and engagement. The results indicate an increase in learning interest, greater courage among children in responding to instructions, and a more natural and enjoyable introduction to basic English vocabulary. The output of the activity includes simple learning media (flashcards, thematic songs, and educational games) that can be sustainably used by teachers, as well as an activity report and a publication manuscript. This program strengthens the role of play-based approaches as an applicable and humanistic model for teaching English to young learners.
Downloads
References
Agustina, S. R., Sabrina, S., Aiman, U., Adiansha, A. A., & Nurgufriani, A. (2025). Penerapan metode bermain sambil belajar untuk meningkatkan kemampuan sosial siswa SD. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(1), 31–37.
Aini, N. (2025). Penerapan metode pembelajaran berbasis proyek (project-based learning) dalam meningkatkan keterampilan menulis narasi siswa kelas IV di MIS Al-Ittihad Tukum. Jurnal Studi Tindakan Edukatif (JSTE), 1(1), 289–293.
Ali, A., Venica, S. D., Aini, W., & Hidayat, A. F. (2025). Efektivitas media pembelajaran interaktif dalam meningkatkan minat dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Journal of Information System and Education Development, 3(1), 1–6.
Amanda, D., & Wahyuningsih, T. (2025). Penerapan pendekatan play-based learning dalam mengembangkan sosial emosional anak usia 5–6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 791–799.
Apriana Diana, S. S., Rijoly, H. M., Bilmona, H., Binnendyk, S., Nikijuluw, R. C., et al. (2026).
Strategi inovasi dalam pembelajaran bahasa Inggris. PT Penerbit Qriset Indonesia.
Aziziyah, F., Akbar, S. D., Persada, Y. I., & Permata, S. D. (2025). Pengaruh penerapan variasi metode pembelajaran terhadap motivasi belajar peserta didik sekolah dasar. Jurnal Citra Pendidikan Anak, 4(2), 158–168.
Dirgayunita, A., & Nurvaida, S. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan kosakata bahasa Inggris melalui metode bernyanyi pada anak usia 5–6 tahun di TK Tunas Bangsa Bulujaran Lor Tegalsiwalan Probolinggo. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(2), 500–510.
Fitriani, R., & Prasetyo, K. B. (2025). Pengaruh media pembelajaran interaktif terhadap retensi siswa UPT SD Negeri Sinar Mulyo. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 8(2), 479–490.
Fitrianti, F., & Hidayati, N. (2025). Peran guru dalam meningkatkan keterlibatan belajar siswa di kelas. Damhil Education Journal, 5(1), 64–73.
Hidayah, F., & Khadijah, K. (2023). Optimalisasi perkembangan sosial emosional anak usia dini dalam belajar kelompok. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(5), 7942–7956.
Kurnia, A., Iffah, I., Wahidi, R., Selpiyana, D., & Oviensy, V. (2025). Peran lingkungan belajar dalam pengembangan sosial-emosional anak usia dini: Telaah sistematis berbasis metode Kurikulum Merdeka. Al-ATHFAL: Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 24–35.
Kusuma, A. M. (2025). Integrasi unsur musik dalam pembelajaran: Studi kasus kelas foundation of music (FOM) di Sekolah Musik Indonesia Semarang. Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni, 3(1), 55–70.
Malaya, R. T. (2025). Analisis faktor penyebab rendahnya partisipasi verbal siswa dalam interaksi pembelajaran bahasa Indonesia kelas 3 UPT SD Negeri Doko 01. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar dan Menengah, 5(2), 69–74.
Mawardah, M., & Ramadhanti, S. D. (2025). Metode pembelajaran berbasis bermain pada anak usia dini di TK/MI YASPA Palembang. AJAD: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 297–304.
Mayasari, D., & Nasution, L. S. (2025). Enhancing early childhood literacy skills through interactive play-based learning at RA Al Falah Pematangsiantar. EduSpirit: Jurnal Pendidikan Kolaboratif, 2(3), 883–890.
Wisudaningsih, E. T., Animan, M. Z., & Abidin, M. Z. (2025). Dinamika perkembangan anak usia dini: Kajian tentang motorik, bahasa, fantasi, dan sikap sosial. IHSAN: Jurnal Pendidikan Islam, 3(4), 1040–1050.
Musthofiyyah, R., Mustakimah, M., & Muthohar, S. (2025). Penggunaan metode bermain peran (role playing) untuk mengembangkan keterampilan sosial emosional anak usia 4–5 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 20–30.
Nurjaman, I., & Hisyam, M. (2026). Strategi belajar mengajar di PAUD: Merancang kelas yang menyenangkan, inklusif dan berpihak pada anak. Sigufi Artha Nusantara.
Pratiwi, R. K. (2025). Penerapan pembelajaran berbasis proyek terhadap minat belajar anak usia 5–6 tahun di RA Al-Mubarok Mayang Kab. Jember tahun 2024–2025. Journal of Early Childhood Education Studies, 5(2), 347–358.
Prayoga, B. T. (2026). Pendidikan bahasa Inggris untuk anak usia dini: Tinjauan literatur terhadap strategi, metode, dan efektivitas pembelajaran. Jurnal Pendidikan Bahasa Inggris, 1(1), 10–17.
Putri, D. A. (2026). Peran seni tradisional sebagai media stimulasi perkembangan holistik anak usia dini. Senira: Jurnal Seni dan Budaya, 1(1), 31–46.
Rezkillah, I. I. (2025). Menggunakan metode bermain untuk membantu siswa sekolah dasar lebih fokus saat belajar. JIPD: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar, 2(4), 248–258.
Rizkita, D., Trisniarti, S., Pangesti, D. A., & Nurkholisoh, A. (2025). Pengembangan kemampuan komunikasi tertulis dan membaca sebagai fondasi literasi dini (studi kasus pada kelas persiapan di TK IT Darussalam). J-TELITE: Journal of Transforming Education through Leadership, Innovation, and Teaching Excellence, 1(3), 105–118.
Sehati, R., & Pohan, S. (2025). Implementasi pembelajaran berbasis bermain melalui engagement belajar anak usia dini. Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial, 3(2), 235–239.
Soetjipto, K. S., Arifin, A., Umar, M. R., Panchadria, P. A., Rifki, M., Rahmanto, B., et al. (2026). Fun learning: Pembelajaran interaktif untuk meningkatkan motivasi dan kreativitas anak. Jurnal Relawan dan Pengabdian Masyarakat REDI, 3(3), 32–39.
Utami, A. P., & Pamungkas, J. (2025). Kolaborasi seni tari dan musik sebagai media pembelajaran kreatif di pendidikan anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(2), 1048–1057.
Utomo, S. (2025). Pengaruh mendengarkan lagu berbahasa Inggris dalam meningkatkan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa pendidikan bahasa Inggris. WASIS: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 6(1), 58–63.
Zahra, N., & Putra, F. E. (2025). Strategi pengenalan kosakata bahasa Inggris melalui lagu untuk meningkatkan motivasi siswa kelas I. TadrisReach: Journal of Educational Service, 1(3), 519–528.