Relevansi Pemikiran Filsafat Ibnu Rushd terhadap Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia: Telaah Epistemologis dan Rasionalitas Pendidikan

Authors

  • Moh. Haitsam Afien STAI Sirojul Falah Bogor
  • Misno STAI Sirojul Falah Bogor

DOI:

https://doi.org/10.54213/4wh95441

Keywords:

Ibn Rushd, filsafat Islam, Pendidikan Agama Islam, rasionalitas, epistemologi pendidikan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pemikiran filsafat Ibn Rushd serta relevansinya terhadap transformasi Pendidikan Agama Islam (PAI) di Indonesia. Penelitian dilatarbelakangi oleh problem PAI yang masih cenderung normatif-doktrinal, minim pengembangan nalar kritis, dan belum sepenuhnya mampu mengintegrasikan agama dengan perkembangan ilmu pengetahuan modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data primer diperoleh dari karya-karya Ibn Rushd, khususnya Faṣl al-Maqāl dan Tahāfut al-Tahāfut, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Analisis data dilakukan melalui pendekatan filosofis-hermeneutik dengan tahapan reduksi data, kategorisasi tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemikiran Ibn Rushd tentang harmonisasi akal dan wahyu, metode demonstratif (burhānī), serta integrasi agama dan rasionalitas memiliki relevansi signifikan terhadap pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Paradigma epistemologi Ibn Rushd dapat menjadi landasan filosofis bagi rekonstruksi PAI yang lebih kritis, dialogis, integratif, dan moderat. Selain itu, pemikiran Ibn Rushd juga relevan dalam penguatan moderasi beragama, pengembangan budaya ilmiah, serta integrasi agama dan sains dalam sistem pendidikan Islam. Penelitian ini menegaskan bahwa transformasi Pendidikan Agama Islam membutuhkan pendekatan rasional-humanis agar mampu melahirkan generasi Muslim yang religius, kritis, toleran, dan adaptif terhadap tantangan modernitas..

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, F. M. (2024). Etika Islam: Telaah buku “Antara Al-Ghazali dan Kant: Filsafat Etika Islam.” Indonesian Journal of Islamic Theology and Philosophy, 6(1), 57–72.

Abror, A. (2021). Pemikiran Ibnu Rusyd tentang Pendidikan dan Relevansinya dengan Dunia Kontemporer. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Raushan Fikr, 10(2), 128–140.

Arif, S. (2014). Filsafat Islam antara tradisi dan kontroversi. Tsaqafah, 10(1), 1–22.

Arifin, Y. (2018). Pemikiran-pemikiran emas para tokoh pendidikan Islam. IRCiSoD.

Azra, A. (2019). Pendidikan Islam: Tradisi dan modernisasi di tengah tantangan milenium III. Prenada Media.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Faturohman, F. (2016). Ibnu Rusd dan Pemikirannya. Tsarwah, 1(01), 109–122.

Firdaus, R. A., & Sofy, M. (2025). Relevansi Filsafat Pendidikan Islam Di Era Digital Dan Artificial Intelligence. Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 2(2), 132–139.

Freire, P. (1996). Pedagogy of the oppressed (revised). New York: Continuum, 356, 357–358.

Freire, P. (2009). From pedagogy of the oppressed. Race/Ethnicity: Multidisciplinary Global Contexts, 2(2), 163–174.

Freire, P. (2020). Pedagogy of the oppressed. In Toward a sociology of education (pp. 374–386). Routledge.

Hanna, N., & Sofy, M. (2025). Integrasi Akal, Wahyu, Dan Akhlak Dalam Filsafat Pendidikan Islam. Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 2(1), 76–83.

Haryanto, T., & Holis, M. (2025). Akal Dalam Perspektif Al-Ghazali Dan Ibnu Rusyd: Penguatan Pemahaman Keislaman Dan Peneguhan Rasionalitas Dalam Kehidupan Modern. Waratsah: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Dan Sosiolinguistik, 11(1), 25–36.

Kamal, H., & Nata, A. (2017). Pemikiran Pendidikan A. Malik Fadjar. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 6(1), 49–71.

Kholis, N. (2017). Rasionalisme Islam Klasik Dalam Pemikiran Ibnu Rusyd. International Journal Ihya’’Ulum Al-Din, 19(2).

Leaman, O. (2002). An introduction to classical Islamic philosophy. Cambridge University Press.

Mumtazah, A., Djubaidi, D., & Sahrodi, J. (2024). Actualization Of Ibnu Rusyd’s Multiculturalism Thinking (Study of the Bidāyah al-Mujtahid Book at the Hidāyah al Mubtadi’in Lirboyo Islamic Boarding School and the Rafah Bogor Modern Islamic Boarding School). International Journal of Education and Digital Learning (IJEDL), 2(6), 1–12.

Nasr, S. H. (2006). Islamic Philosophy from its Origin to the Present: Philosophy in the Land of Prophecy. State University of New York Press.

Nata, H. A. (2025). Pemikiran para tokoh pendidikan Islam. Amzah.

Nurmalasari, E., Supriyadi, A., Mardiana, M., & Perdana, M. G. M. (2025). Philosophical Thoughts of Muslim Thinker Ibn Rushd. Maklumat: Journal of Da’wah and Islamic Studies, 3(2), 99–110.

Pradigta, I. (2021). Ibnu Rusyd: Biografi & Intisari Filsafatnya. Diva Press.

Wahyudi, K. (2023). Filsafat Ibnu Rusyd Hubungan Akal Dengan Wahyu. Indonesian Journal of Islamic and Social Science, 1(2), 109–120.

Downloads

Published

30-06-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Relevansi Pemikiran Filsafat Ibnu Rushd terhadap Pengembangan Pendidikan Agama Islam di Indonesia: Telaah Epistemologis dan Rasionalitas Pendidikan. (2026). Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 3(1), 1-10. https://doi.org/10.54213/4wh95441