Pandangan Ekonomi Islam terhadap Pengendalian Inflasi melalui Kebijakan Moneter di Indonesia
Keywords:
Ekonomi Islam, inflasi, kebijakan moneter, moneter syariah, stabilitas ekonomiAbstract
Inflasi merupakan salah satu permasalahan ekonomi yang dapat memengaruhi stabilitas perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Kenaikan harga barang dan jasa secara terus-menerus menyebabkan menurunnya daya beli masyarakat serta dapat menimbulkan ketidakstabilan sosial dan ekonomi. Dalam sistem ekonomi konvensional, pengendalian inflasi dilakukan melalui kebijakan moneter dengan menggunakan instrumen suku bunga dan pengaturan jumlah uang beredar. Namun, dalam perspektif ekonomi Islam, sistem berbasis bunga dianggap mengandung unsur riba sehingga diperlukan kebijakan moneter yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan ekonomi Islam terhadap pengendalian inflasi melalui kebijakan moneter di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research) melalui pengumpulan data dari berbagai jurnal, buku, dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi Islam memandang inflasi tidak hanya sebagai masalah moneter, tetapi juga berkaitan dengan aspek moral dan keadilan sosial. Pengendalian inflasi dalam ekonomi Islam dilakukan melalui penerapan prinsip bagi hasil, larangan riba, distribusi kekayaan melalui zakat, serta penguatan sektor riil. Selain itu, instrumen moneter syariah seperti sukuk, Sertifikat Bank Indonesia Syariah (SBIS), dan Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) memiliki peran dalam menjaga stabilitas ekonomi tanpa menggunakan sistem bunga. Dengan demikian, kebijakan moneter Islam memiliki potensi untuk menciptakan sistem ekonomi yang lebih adil, stabil, dan berkelanjutan dalam mendukung pengendalian inflasi di Indonesia
