Nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Tradisi Pernikahan di Buntet Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.54213/alwajih.v1i1.449Keywords:
Moderasi Beragama, Tradisi Pernikahan, Buntet PesantrenAbstract
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi nilai-nilai moderasi beragama dalam adat perkawinan Buntet Pesantren. Studi kasus adalah metode yang diterapkan pada penulisan artikel ini. Sumber data dalam tulisan ini menggunakan 2 sumber data, yaitu: wawancara dengan 30 responden. Dan perpustakaan merupakan sumber data ke-2 dengan mengambil dari beberapa kitab fiqh klasik seperti: Asybah Wa Al-Nadza'ir, Al-Muhadzab, Al-Fiqh Alaa Madzahib Al-Arba'ah, Al-Inqah Fi Masa'il Al-Nikah dan kitab-kitab fiqh klasik lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tradisi pernikahan di Buntet Pesantren terdiri dari 3 rangkaian acara. Yang pertama adalah acara pre-wedding. Yang kedua adalah saat pelaksanaan pernikahan. Dan yang ketiga pasca nikah. Semua tradisi di Buntet Pesantren mengandung nilai-nilai syariah. Dalam tradisi pernikahan masyarakat Buntet Pesantren, tidak ada unsur yang bertentangan dengan moderasi beragama.
Downloads
References
Abi, Y. B. (2022). Meluruskan Terminologi Kafir dalam Membangun Human Solidarity dan Moderasi Beragama di Asia. Perspektif, 17(1), 51–72.
Afwadzi, B., & Miski, M. (2021). Religious moderation in Indonesian higher educations: literature review. Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, 22(2), 203–231.
Al-Anshori, Z. bin M. (2021). Fath Al-Wahhab. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Al-Bujairomi, S. bin M. (2011).Hasyiyah Al-Bujairomi ‘Ala Al-Khotib. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Al-Jazari, A. (2021). Al-Fiqhu Ala Madzahib Al-Arba’ah(6th ed.). Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.
Al-Syarqawi, A. bin H. (2010). Hasyiyah Al-Syarqawi. Al-Haramain.
Al Asqalani, I. H. (2020). Fathul Baari Shahih Al Bukhari. In Riyadh: Maktabah Darussalam. Maktabah Darussalam.
Al Erza, R. Z., Pahrudin, A., & Anwar, C. (2024). Pernikahan Adat Pepadun Perspektif Pendidikan Islam. Kamaya: Jurnal Ilmu Agama, 7(1), 85–91.
Albana, H. (2023). Implementasi Pendidikan Moderasi Beragama di Sekolah Menengah Atas. Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, Dan Tradisi), 9(1), 49–64.
Anggranti, W. (2022). Pembinaan Keagamaan Dalam Peningkatan Kesadaran Beragama Warga Binaan Lapas Perempuan Dan Anak Kelas II Tenggarong. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat.
Anwar, R. N., & Muhayati, S. (2021). Upaya membangun sikap moderasi beragama melalui pendidikan agama islam pada mahasiswa perguruan tinggi umum. Al-Tadzkiyyah: Jurnal Pendidikan Islam, 12(1), 1–15.
Arif, K. M. (2020). Pengaruh Maqashid Syariah Terhadap Fiqh Muamalah Dan Fatwa Dalam Mewujudkan Moderasi Islam. El-Arbah: Jurnal Ekonomi, Bisnis Dan Perbankan Syariah, 4(01), 1–16. https://doi.org/10.34005/elarbah.v4i01.1054
Arifand, A., Fathikasari, S. E., Kurniasih, M., Rahmadani, N. F., Putri, A., Setiawan, A. A., Oktania, A. S., & Rachmadian, A. E. (2023). Membangun Harmoni Dan Toleransi Melalui Moderasi Beragama. Ta’rim: Jurnal Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 4(2), 164–177.
Asy-Syanwani, M. bin A. A.-S.(2012). Hasyiyah Ala Mukhtashor Ibnu Abi Jamroh Lil Bukhori. Maktabah Imatotullah.
Azra, A. (2020). Moderasi Islam di indonesia dari ajaran, Ibadah, hingga perilaku(I. Thaha (ed.); 1st ed.). Kencana.
Br Halawa, M. V. (2021). Efektivitas Pemanfaatan Platform Media Sosial dalam Pembelajaran Praktikum Secara Daring. Attractive : Innovative Education Journal, 3(1). https://doi.org/10.51278/aj.v3i1.216
Darung, A., & Yuda, Y. (2021). Keterlibatan Gereja Katolik Mendukung Moderasi Beragama Berorientasi Pada Komitmen Kebangsaan. Gaudium Vestrum: Jurnal Kateketik Pastoral, 84–97.
El Amin, F. (2022). Tradisi Rokat Tase’Dalam Perspektif Hukum Islam (Studi Kasus Di Desa Branta Pesisir Kabupaten Pamekasan Madura). Al-Manhaj: Journal of Indonesian Islamic Family Law, 4(2), 143–158.
Eviana, E., & Alwi, A. (2020). Proses, Motif, dan Upaya Keluarga dalam Melaksanakan Resepsi Pernikahan di Gampong Teupin Baja Aceh Utara. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi); Vol 14, No 2 (2020); 181-202 ; 2654-8143 ; 2252-5254. https://jurnal.usk.ac.id/JSU/article/view/19835
Fauzia, N., Septiani, N. A., & Addzakiroh, N. D. (2023). Efektivitas Pelatihan Regulasi Emosi Terhadap Kepuasan Pernikahan Dewasa: Literature Review. Psycho Aksara: Jurnal Psikologi, 1(2), 113–121.
Hasibuan, K. R., Rubino, R., & Mailin, M. (2022). Pesan Komunikasi Islam dalam Tradisi Bondang dan Implikasinya terhadap Keagamaan Masyarakat Muslim di Kabupaten Asahan. PERSPEKTIF, 11(4), 1582–1596.
Hidayat, A. A., Nurjaman, A., Ahmad, J., Witro, D., & Alghani, R. (2022). Nahdlatul Ulama In Facing The Guided Democracy 1959-1965: An Overview Of Social And Political Factors. Jurnal Lektur Keagamaan, 20(2), 567–598.
Jalaluddin Al-Suyuthi. (2018). Al-Asybah Wa Al-Nadzair. Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.Kementerian Agama RI. (2019). Moderasi Beragama(Vol. 1). Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Malisi, A. S. (2022). PERNIKAHAN DALAM ISLAM. SEIKAT: Jurnal IlmuSosial, Politik Dan Hukum, 1(1). https://doi.org/10.55681/seikat.v1i1.97
Muhammad Abdurrahman bin Abdurrahim Al-Mubarakfuri. (2003). Tuhfat Al-Ahwadzi Syarh Jami’ At-Tirmidzi. Dar Al-Fikr.
Munawwir, A. W. (2020). Al Munawwir Kamus Arab-Indonesia, ketiga edition, ed. by KH Ali Ma’shum and KH Zainal Abidin Munawwir. Surabaya: Pustaka Progressif.
Mustakimah, L., & Waehama, M. R. (2023). Wacana Moderasi Beragama dalam Akun Instagram @mubadalah.id. Jurnal Iman Dan Spiritualitas, 3(1). https://doi.org/10.15575/jis.v3i1.24384
Muttaqin, M. N. (2020). RESEPSI PERNIKAHAN (Antara Sakralitas Agama, Hukum, dan Tuntutan Adat). Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah Dan Hukum; Vol. 14 No. 1 (2020): BILANCIA; Jurnal Studi Ilmu Syariah Dan Hukum; 13 -26 ; 2579-9762 ; 1978-5747. https://jurnal.uindatokarama.ac.id/index.php/blc/article/view/514
Nasution, A. G. J., Lubis, S. A., Nadya, L., & Hutasuhut, N. A. (2023). Tradisi Ngidak Tigan dan Wijikan Masyarakat Muslim Jawa di Desa Bandar Setia. TSAQOFAH, 3(1), 114–120.
Nasution, T., Sibarani, R., Lubis, S., & Setia, E. (2021). The tradition of markobar in mangalap boru “Picking a Bride” as advice for the women mental health in mandailing wedding ceremony. Gaceta Sanitaria, 35, S561–S563.
Pahmuddin, M. (2023). Urgensi Pendidikan Berbasis Moderasi Beragama di Indonesia. Jurnal Ekonomika, 7.
Rachmawati, S. A., & Anwar, M. K. (2021). Budaya dan Tradisi Buwuh sebagai Hutang Piutang dalam Adat Pernikahan di Kelurahan Rangkah, Kota Surabaya. Jurnal Ekonomika Dan Bisnis Islam, 4(3), 69–83.
Rahayu, S. A., Susanti, D. O., Rato, D., & Najib, A. (2023). Waris Hutang Piutang dalam Tradisi Hantaran Perkawinan Perspektif Hukum Islam. LISAN AL-HAL: Jurnal Pengembangan Pemikiran Dan Kebudayaan, 17(1), 62–82.
Salsabila, U. H., Saputra, A., Harsono, L., Husein, M. F., & Ainuzzamania, N. (2021). Penanaman Moderasi Agama Dalam Pendidikan Agama Islam. REVIEW OF MULTIDISCIPLINARY EDUCATION, CULTURE AND PEDAGOGY, 1(1), 45–58.
Sartina, I., & Hanif, H. (2023). Moderasi Beragama di Aceh Barat: Nilai-Nilai Moderasi Beragama dalam Perspektif Para Mufassir. BASHA’IR: JURNAL STUDI AL-QUR’AN DAN TAFSIR. https://doi.org/10.47498/bashair.v2i2.1609
Satryawan, B. (2021). Perilaku Seksual Remaja dengan Disabilitas Intelektual. Jurnal Ilmiah Bimbingan Konseling Undiksha, 12(2). https://doi.org/10.23887/jibk.v12i2.33949
Setiadi, D. (2017). Pola bilangan matematis perhitungan weton dalam tradisi Jawa dan Sunda. Adhum: Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Ilmu Administrasi Dan Humaniora, 7(2), 75–86.
Suraida, S., Supandi, S., & Prasetyowati, D. (2019). Etnomatematika pada perhitungan weton dalam tradisi pernikahan Jawa. Imajiner: Jurnal Matematika Dan Pendidikan Matematika, 1(5), 172–176.
Susilo, A. P. (2021). Aspek Budaya dan Sosial dalam Komunikasi dan Profesionalisme Medis. KELUWIH: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.24123/soshum.v2i1.3971
Syihab Al-Ramli. (2011). Fath Al-Rahman. Dar Al-Minhaj.Xaverius, F., & Ginting,Y. P. (2022). Sosialisasi Penyelenggaraan Resepsi Pernikahan pada Masa Pandemi. JCES (Journal of Character Education Society), 5(3), 563–570.
Yasin, A. A. (2022a). Kontroversi Praktik Waris Adat Dalam Perspektif Moderasi Beragama. Al-Mashlahah Jurnal Hukum Islam Dan Pranata Sosial, 10(001), 27–36.
Yasin, A. A. (2022b). Urgensi Bimbingan Konseling Pra-Nikah bagi Kesejahteraan Keluarga Muslim dalam Perspektif Fiqih Pernikahan. JIECO: Journal of Islamic Education Counseling, 2(2), 88–95.
Yasin, A. A. (2023). PERAN WANITA KARIR SEBAGAI PENCARI NAFKAH DALAM PERSPEKTIF MAQASHID SYARI’AH. In OASIS : Jurnal Ilmiah Kajian Islam(Vol. 3, Issue 1).
Yasin, A. A., Salikin, A. D., Jaelani, A., & Setyawan, E. (2023). Transformation and Sustainability of Livelihoods inMuslim Families. Al-Istinbath: Jurnal Hukum Islam, 8(2), 485–506.
Zainuri, A. (2021). Integrasi Islam dan Budaya Lokal dalam Seni Arsitektur Masjid Kuno di Jawa: Sebuah Tinjauan Umum. Heritage, 2(2), 125–144.Zein, T. T., T Sinar, S., & Ganie, R. (2020). Observation of Multimodal of Bersanding in Malay Wedding Visual Images in North Sumatra. E3S Web of Conferences






