Analisi Kritis Tashih dan Tadh'if Hadits Al-Albani di Riyadussolihin

Authors

  • Faiz Musthofa Abbas STIT Buntet Pesantren Cirebon

DOI:

https://doi.org/10.54213/alwajih.v1i1.444

Keywords:

Tashih, Al-Albani, Tadh'if, Hadis.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kriteria syahihan hadits menurut Imam Nashiruddin Al-Albani dan menganalisis penyebab dan metode Imam Al-Albani dalam memonopoli hadits yang terdapat dalam kitab Riyadussholihin dimana Imam Nawawi sendiri menyatakan bahwa semua hadits yang ada dalam kitab tersebut adalah hadits shahih. Metode penelitian yang digunakan adalah library research. Hasil analisis menunjukkan bahwa kriteria tashih dan tadh'if Al-Albani tidak sesuai dengan kriteria ulama sebelumnya dalam hadits tashih dan tadh'if. Hasil analisis menghasilkan: Albani dianggap tidak mampu mencicipi hadits secara ilmiah, Albani hanya membaca kriteria perawi melalui biografi, Albani tidak mempertimbangkan Sawawaid dan Tawabi'.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abbas, N. (2019). Masa Depan Hadis dan Ulum al-Hadis (Suatu Gagasan kearah pembaharuan Hadis). Jurnal Sulesana: Jurnal Wawasan Keislaman, 13.

Aisyah, S. (2015). Metode Hadits Shahih Syaikh Nashiruddin Al-Albani.Riau: Universitas Islam Negeri Sultan Kasim.

Al-Albany, M. N. (2013).Seri al-Ahadits al-Shahiyah (Vol. 6). Riyad: Maktaba al-ma'arif.

Al-Irak, A.-H. (2013). At-Taqid wa al-Adhwa.Beirut: Dar-ul-Fikr al-Arabi.

Al-Nawawi, YS (2013). Pada upacara wa at-taisir li ma'rifat sinan al-basir in-nadzir.Beirut: Dar-e-Kitab al-Arabi.

Al-Sukhoi, MA (2017). Fathol Mughtas.Caro: Maktaba adalah-suna.

Al-Syafi’i, M. B. (2014). Al-Risalah.Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah.

Farida, U. (2016). Pemaknaan Kriteria Keshahihan Hadits Muhammad Nasiruddin Al-Albani dan Implementasinya dalam Penilaian Hadits Mutawatir. Jurnal Keilmuan Tafsir Hadits, 6.

Haris, M. (2017). Kritik Matan Hadith : Versi Anggota Hadis. Jurnal AlIrfani: Jurnal Studi Tafsir Hadits, 12.

Idri, A. M. (2018). Studi Hadis.Surabaya: UIN Sunan Ampel Press.

Imtiyas, R. (2021). Metode Hassan bin Ali Asseqaf Dalam Kritik Hadits.serang: A Empat.

Khaeruman, B. (2020). Hadits Nabawi Perspektif Pemikiran Syeikh Muhammad Al-Ghazali.Bandung: Digital Library UIN Sunan Gunung Djati.

Nawawi, I. (2015). Riyadh adalah yang keempat.Aa

Rahim, M. R. (2014). Manhaj Albani dalam Menetapkan Kualitas Hadits. Jurnal Riset Agama, 185-203.

Ramadhan, Y. L. (2023). Efektivitas PembelajaranKutubus Sittah terhadap Pemahaman Hadits Shahih bagi Santri Darus Sunnah Ciputat. Adiba: Journal of Education, 3(2).

Rofi'i, M. (2018). Kriteria Hadis Shahih Menurut Ahmad Ibn Muhammad alSiddiq al-Ghumari.Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Rofi'i, M. (2018). Kriteria Hadis Shahih Menurut Ahmad Ibn Muhammad alSiddiq al-Ghumari.Surabaya: UIN Sunan Ampel.

Sumanto. (2014). Teori dan Metode Penelitian.Yogyakarta: CAPS (Center of Academic Publishing Service).

Syukrillah, M. (2015). Peran dan Kontribusi Nashiruddin Al-Albani dalam pPerkembangan Ilmu Hadits. Jurnal Riwayah, 11.

Yusuf, A. M. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif & Penelitian Gabungan.Jakarta: Prenada Media.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Analisi Kritis Tashih dan Tadh’if Hadits Al-Albani di Riyadussolihin. (2024). Al-Wajih: The Journal of Islamic Studies, 1(1), 52-58. https://doi.org/10.54213/alwajih.v1i1.444